STUDI ETNORELIGIUS TENTANG AUDIOREMEDIASI AL-QURAN DALAM MENGURANGI NANOPLASTIK DI PERAIRAN SUNGAI SERAYU

Penulis

  • Agus Darwanto International Open University Penulis
  • Annisa Maulida Zahra SMA Negeri 1 Maos Penulis
  • Firza Al Joufrianti SMA Negeri 1 Maos Penulis
  • Rachmat Darmawan Noktama SMA Negeri 1 Maos Penulis

Kata Kunci:

Al-Quran, nanoplastik, Sungai Serayu, audioremediasi, etnoreligi

Abstrak

Sungai Serayu di Kabupaten Cilacap mengalami penurunan kualitas air akibat cemaran limbah, termasuk akumulasi nanoplastik. Nanoplastik merupakan partikel plastik berukuran sangat kecil yang sulit terurai dan berdampak negatif pada ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas audioremediasi berbasis etnoreligi dalam mereduksi nanoplastik pada air Sungai Serayu. Penelitian menggunakan design research. Pengumpulan data meliputi pengumpulan sampel air, filtrasi, dan perlakuan dengan audioremediasi menggunakan lantunan Al-Qur’an, musik rohani, dan musik keroncong. Dilanjutkan dengan sentrifugasi dan pengamatan ukuran partikel menggunakan mikroskop. Hasil penelitian membuktikan bahwa perlakuan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an memberikan hasil paling efektif, dengan rata-rata ukuran partikel menurun drastis hingga 362 nm pada waktu 1 jam dan menjadi 32,5 nm dalam waktu 24 jam. Citra gambar pada durasi 24 jam juga menunjukkan kebersihan sampel dari cemaran nanoplastik, dimana hanya tersisa sedikit partikel nanoplastik setelah perlakuan 24 jam. Hasil analisis Uji ANOVA menunjukkan bahwa musik keroncong dan musik rohani juga mampu mereduksi ukuran nanoplastik, namun penurunannya tidak secepat dan seefektif perlakuan dengan lantunan Al-Qur’an. Hasil analisis Uji BNT menunjukkan bahwa lantunan Al-Qur’an memiliki beda sangat nyata dengan air baku maupun air yang diberi perlakuan audioremediasi dengan musik keroncong dan lagu rohani. Dengan demikian lantunan Al-Qur’an efektif digunakan untuk mereduksi cemaran nanoplastik pada air.

Diterbitkan

06/15/2026