BAHASA ARAB SEBAGAI MEDIUM WAHYU DALAM PEMAHAMAN AL-QUR'AN

Penulis

  • Fathimah International Open University Penulis
  • Inayah Nurlia Roza International Open University Penulis
  • Rofifatunnisa Penulis

Kata Kunci:

Bahasa Arab, Al-Qur’an, epistemologi Islam, tafsir, linguistik Qur’ani

Abstrak

Bahasa Arab memiliki kedudukan fundamental dalam Islam karena berfungsi sebagai medium turunnya Al-Qur’an sekaligus sebagai kerangka epistemologis dalam memahami wahyu. Artikel ini membahas karakteristik linguistik Bahasa Arab serta implikasinya terhadap konstruksi makna Qur’ani, otoritas tafsir, dan produksi pengetahuan Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah aspek fonologis, morfologis, sintaktis, dan semantis Bahasa Arab, serta relevansinya dalam tradisi tafsir dan studi Al-Qur’an. Pembahasan menunjukkan bahwa sistem morfologi berbasis akar kata dan kepadatan semantik Bahasa Arab memungkinkan penyampaian pesan Al-Qur’an yang bersifat informatif, normatif, etis, dan transformatif secara simultan. Selain itu, banyak konsep kunci Qur’ani—seperti taqwa, ‘ilm, dan kufr—memiliki makna berlapis yang tidak dapat dialihkan secara utuh melalui terjemahan tanpa risiko penyempitan makna. Bahasa Arab juga berperan sebagai alat validasi epistemik yang menentukan legitimasi penafsiran dan hierarki otoritas keilmuan dalam Islam. Dalam konteks global dan perkembangan teknologi digital, ketergantungan pada terjemahan dan tafsir instan berpotensi melemahkan kedalaman pemahaman wahyu apabila tidak disertai penguasaan kebahasaan yang memadai. Oleh karena itu, penguatan Bahasa Arab merupakan kebutuhan mendasar untuk menjaga integritas epistemologis pemahaman Al-Qur’an dan kesinambungan tradisi keilmuan Islam di era kontemporer.

Unduhan

Diterbitkan

12/15/2025

Terbitan

Bagian

Articles