PERGESERAN MAKNA AL-KUFR DARI MAKNA BAHASA KE MAKNA TERMINOLOGIS DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS SEMANTIK DAN KONTEKSTUAL
Kata Kunci:
pergeseran makna, al-kufr, semantik Al-Qur’an, analisis kontekstual, linguistik Al-Qur’anAbstrak
Istilah al-kufr merupakan salah satu konsep kunci dalam Al-Qur’an yang memiliki kompleksitas makna dan kerap dipahami secara reduktif dalam diskursus keagamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pergeseran makna kata al-kufr dari makna bahasa menuju makna terminologis dalam Al-Qur’an melalui pendekatan semantik dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis makna etimologis al-kufr dalam bahasa Arab serta konteks penggunaan derivasi akar kata ka-fa-ra dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Analisis dilakukan dengan memperhatikan variasi morfologis, konteks pewahyuan, dan relasi semantik antarayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna etimologis al-kufr, yang bermakna “menutupi” atau “menyembunyikan”, mengalami pergeseran makna secara bertahap melalui mekanisme perluasan dan abstraksi makna. Dalam Al-Qur’an, al-kufr tidak hanya dimaknai sebagai penolakan terhadap kebenaran ilahi, tetapi juga mencakup dimensi moral berupa pengingkaran nikmat serta dimensi sosial yang berkaitan dengan perilaku yang bertentangan dengan nilai keadilan dan tanggung jawab sosial. Pergeseran makna tersebut menunjukkan bahwa al-kufr dibangun sebagai konsep terminologis yang dinamis dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa pergeseran makna al-kufr merupakan hasil konstruksi linguistik Al-Qur’an yang tidak dapat dipahami secara ahistoris. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian semantik Al-Qur’an dengan menempatkan istilah keagamaan sebagai produk relasi bahasa dan konteks, bukan sebagai definisi teologis yang statis.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Meki Polanda, Wachju Hartono, Siti Wirdatul Fauziah Kirana (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.