FONDASI NAHWU: MEMAHAMI JUMLAH ISMIYYAH, JUMLAH FI'LIYYAH DAN JENIS FI'IL DALAM BAHASA ARAB

Penulis

  • Donna Damayanti International Open University1 Penulis
  • Mega Satria Nurul Falah Universitas Muhammadiyah Banten Penulis

Kata Kunci:

nahwu, jumlah ismiyyah, jumlah fi'liyyah, i'rab, bahasa arab

Abstrak

Penelitian ini menganalisis secara mendalam struktur, ciri khas, perbedaan, serta aplikasi praktis jumlah ismiyyah (الجُمْلَةُ الإِسْمِيَّةُ) dan jumlah fi'liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ) dalam ilmu nahwu bahasa Arab. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, studi ini mengkaji 16 contoh autentik dari Al-Qur'an (seperti QS. An-Nur: 35 اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ dan QS. Al-A'raf: 54 خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ), Hadits shahih (seperti الطُّهْرُ شَطْرُ الْإِيمَانِ HR. Muslim dan صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ), serta percakapan sehari-hari (seperti الْبَيْتُ كَبِيرٌ dan ذَهَبَ الْوَلَدُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ). Jumlah ismiyyah (الجُمْلَةُ الإِسْمِيَّةُ) yang terdiri dari mubtada' (مُبْتَدَأ) marfu'/rafa' (مَرْفُوْعٌ) dan khabar (خَبَر) yang fleksibel, fungsi utama untuk deskripsi keadaan statis dan afirmasi ontologis (sesuatu yang nyata dan tidak berubah) seperti tauhid dan sifat ilahi. Sebaliknya, jumlah fi'liyyah (الجُمْلَةُ الفِعْلِيَّةُ) dengan fi'il (فِعِل) pembuka (terbagi 3; Fi'il madhi, mudhari', amr), fa'il (فَاعِل), dan maf'ul bih (مَفْعُل بِه) sebagai objek jika diperlukan menonjolkan dinamika temporal, narasi peristiwa, serta perintah ibadah. Analisis i'rab menunjukkan konsistensi tinggi pada dhammah rafa' untuk ismiyyah dan variasi fathah/jazm/nashab untuk fi'liyyah, memastikan kejelasan semantik teks suci tanpa ambiguitas. Peran nahwu sebagai fondasi pemahaman Al-Qur'an dan Hadis, mengonfirmasi dengan implikasi pedagogis berupa kurikulum hybrid berbasis teks autentik, latihan kontrastif mubtada' (مُبْتَدَأ) - khabar (خَبَر) versus fi'il-fa'il (فِعِل فَاعِل), serta pengembangan aplikasi digital i'rab untuk pembelajar non-Arab. Penelitian ini juga menyoroti nilai hermeneutik: ismiyyah untuk keabadian aqidah, fi'liyyah untuk amal syariah, serta relevansi komunikasi harian. Rekomendasi mencakup pelatihan guru fokus interferensi bahasa ibu, ekspansi analisis ke varian qira'at, dan integrasi modul simulasi percakapan.

Unduhan

Diterbitkan

12/15/2025

Terbitan

Bagian

Articles